Book Review: Stolen Songbird by Danielle L. Jensen

Stolen Songbird by Danielle L. Jensen
Series: The Malediction Trilogy #1
Release Date: April 1st 2014
Publisher: Angry Robot
Language: English
Print Length: 480 pages
Format: eBook
Genres: Romance, Fantasy, Magic
Target Reader: Young Adult

For five centuries, a witch’s curse has bound the trolls to their city beneath the ruins of Forsaken Mountain. Time enough for their dark and nefarious magic to fade from human memory and into myth. But a prophesy has been spoken of a union with the power to set the trolls free, and when Cécile de Troyes is kidnapped and taken beneath the mountain, she learns there is far more to the myth of the trolls than she could have imagined.

Cécile has only one thing on her mind after she is brought to Trollus: escape. Only the trolls are clever, fast, and inhumanly strong. She will have to bide her time, wait for the perfect opportunity.

But something unexpected happens while she’s waiting – she begins to fall for the enigmatic troll prince to whom she has been bonded and married. She begins to make friends. And she begins to see that she may be the only hope for the half-bloods – part troll, part human creatures who are slaves to the full-blooded trolls. There is a rebellion brewing. And her prince, Tristan, the future king, is its secret leader.

As Cécile becomes involved in the intricate political games of Trollus, she becomes more than a farmer’s daughter. She becomes a princess, the hope of a people, and a witch with magic powerful enough to change Trollus forever

add-to-goodreadsPurchase Links: Amazon USB&N • Kobo • iBooks
Paperback: Amazon US • Book Depository

Review by Alexa

Buku pertama dari The Malediction Trilogy ini cukup menghebohkan dunia Fantasy Young Adult saat akhirnya diterbitkan karena mengangkat cerita bernuansa hisrom Perancis mengenai kerajaan Troll. Yeah, kalau selama ini kami “gadis-gadis dunia kegelapan” memuja vampir dan shapeshifter, sekarang ada hero tipe lain yang memanaskan suasana.

Bercerita tentang seorang gadis petani, calon penyanyi opera, dan berambut merah bak api bernama Cécile yang diculik saat dalam perjalanan menuju kota untuk debut perdananya. Raja Troll menjanjikan hadiah emas seberat tubuh gadis itu untuk siapapun yang berhasil membawa gadis itu ke Trollus untuk menghancurkan kutukan negara mereka yang terkurung di dalam sebuah gunung. Gadis ini dipaksa untuk menikahi pangeran Trollus, Tristan yang Puji Tuhan, ganteng hohoho.. Dia membuat bayangan seram Cecile tentang troll sebagai monster menjadi berubah, sampai pria itu membuka mulutnya dan mengeluarkan kata-kata judes setajam silet. Pernikahan itu mempunyai ikatan sihir yang membuat mereka berdua bisa merasakan perasaan masing-masing.

“I think it is our nature to believe evil always has an ugly face,” he said, ignoring my question. “Beauty is supposed to be good and kind, and to discover it otherwise is like a betrayal of trust. A violation of the nature of things.”

Sejujurnya aku memulai membaca buku ini dengan sangat berat, kosakata Inggris hisrom nan puitisnya membuatku cukup tersendat di 12 chapter pertama yang didominasi dekrikpsi detail mengenai pengenalan dunia Troll. Tapi setelah menguasainya, kata-kata indah dan filosofi yang “dewasa” plus quote-quote yang melelehkan hati justru menjadi kekuatan tambahan novel ini. Buku ini tidak mengangkat cinta instan. Walau agak labil, Cecile selalu ingin kabur dari Trolus. Dia hanya memandang suaminya sebagai Pangeran tampan menyebalkan yang sama sekali tidak charming. Sementara Tristan yang ogah-ogahan memandang Cecile cuma sebagai kewajiban untuk menyelamatkan kerajaan. Problem baru dimulai saat pernikahan mereka ternyata tidak bisa memecahkan kutukan Trollus.

Storyline novel ini lumayan menarik karena melalui interaksi mereka pasca problem itu, kita diajak mengikuti dari POV Cecile dan beberapa POV Tristan yang agak mirip hihihi tapi lumayan membuatku hanyut dalam proses membangun chemistry di antara mereka berdua dalam menghadapi semua masalah sebagai partner. Bagaimana Tristan belajar mempercayai istrinya dan membuka pikiran dan perasaannya. Dan bagaimana Cecile yang tidak pasrah dan berusaha melakukan hal terbaik di kondisi terburuknya. Kisah ini seperti versi terbaru dari Beauty and The Beast. Jangan lewatkan scene gua dan perahu yang menggetarkan. Ciuman polos yang agak menjurus. Novel ini juga punya layer konflik yang dikemukakan, berlapis-lapis dan tak nampak sesederhana yang nampak di awal. Yang awalnya hanya tentang memecahkan kutukan berkembang menjadi pengkhianatan, politik troll, perebutan kekuasaan dan juga pemberontakan.

“I wish I was not who I am. I wish I had met you in different circumstances, in a place far away from here, where there was no magic, politics and deception. Somewhere where things could be different between us. I wish I was someone else. But I am what and who I am, and all the wishes in the world will not change that.”

Fave ku tentu saja karakter lain dalam buku ini; intens dan tidak standar yang dimana masing-masing membuka diri semakin kompleks selama chapternya. Cecile bukan gadis sempurna; dia drama queen, keras hati dan pemberontak. Dia juga banyak membuat kesalahan dan belajar cepat dari setiap kesalahannya. Dia benci diculik tapi tidak berlama-lama meratapi nasibnya, dia bangun dan cepat belajar. Dia berusaha membuat dirinya berguna. Sedangkan Pangeran Charming yang tidak begitu charming, adalah karakter yang rumit. Ada beban yang harus dia tanggung sendiri, kepedihan yang dipendamnya sendiri, dan ada peran yang harus dijalaninya. Dan sejujurnya membaca perasaan-perasaan terdalam Tristan dan alasan semua sikapnya membuatku berurai air mata.

Poin lain, jangan lupakan beberapa twist dan roller-coaster menegangkan mulai dari pertengahan buku ini sampai akhir yang membuatmu sulit berpaling. Cecile dan Tristan membangun persahabatan, pengorbanan dan saling percaya sebelum menemukan romansa dalam hubungan mereka. Ada beberapa plot yang agak berlubang dan ending cliffhanger yang membuatku penasaran tentang kelanjutan konflik yang dihadapi pasangan muda ini.

Overall Rating

4stars

SEXOMETER

1bikini happyreading

Advertisements

2 thoughts on “Book Review: Stolen Songbird by Danielle L. Jensen

  1. Buku inceran yang belum tercapai. Pengen nambah pengetahuan tentang troll.
    Kalo denger kata troll mah aku ingetnya langsung sama troll petapa di buku “fablehaven 4″secrets of the dragon sanctuary”dimana ilustrasi troll’nya pendek,jelek,bernanah, berlendir. Dengan kata lain “menjijikan” . tapi menurut mam yana troll disini “gantrng”. Ok aku penasaran sekarang.
    Btw makasih review nyaa,,moga aku bisa cepet baca buku ini. (Cepet baca=Cepet beli) xd lol wkwkwkwkwk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s