Book Review: Wrong by L.P. Lovell, Stevie J. Cole

*** WARNING! This book is for ADULTS only or may be unsuitable for people under 21 years of age due to sexual content, graphic violence, and/or mature themes. Reader discretion is highly advised. If you are easily offended, then this book is not for you and please do not continue. ***

 
Wrong by L.P. Lovell, Stevie J. Cole
Series: Wrong #1
Release Date: June 2nd 2015
Publisher: Self-published
Language: English
Print Length: 232 pages
Genres:  Contemporary, Romance, Dark
Target Reader: Adult

Tor

My life was mapped out and planned to perfection. I knew exactly what I wanted and where I was going, until I was thrust into his world and ripped from mine. In the blink of an eye everything shattered, proving to be nothing more than a cheap illusion. Now I’m living in this twisted form of hell, where enemies and friends are one and the same. I thought I wanted perfection. Now I don’t know what I want – perhaps not even my own freedom.

Jude

I’m the definition of wrong. I’m violent, I’m greedy, and I stop at nothing to win. I’m a notorious bookie and in my game paying with your life is not just a figure of speech. You lose, I collect. I take whatever you have. She’s collateral for a debt, and if that debt’s not paid someone will die. This should be just business, so why can’t I kill her?
Everything is not always as it seems.

Lust. Blood. Lies.

Nothing this wrong should feel so right.

add-to-goodreadsPurchase Links:  Amazon US • Amazon UKAmazon CAAmazon AU B&N
Paperback: Amazon US

Review by Alexa

Kesan pertama yang kurasakan saat melihat cover buku ini adalah suram, gelap dan super mengintimidasi. Seperti ada lambaian yang memikatmu mendekat. Terasa salah, tapi tak bisa membuatmu berhenti melangkah untuk meraihnya.

Hidup Jude sang lintah darat dan mafia judi sudah lama berantakan. Dia sudah melupakan cita-citanya saat harus mengambil alih bisnis keluarga dan melindungi mereka yang tersisa dari musuh lama yang selalu menghantui. Dia dominan, alpha, rupawan, mulut sampah, brutal dan punya pesona semanis anjing Pitbull. Tapi cobaan hidupnya jadi semakin berat saat tukang pukulnya yang tolol, mengambil jaminan hutang berbentuk manusia. Gadis yang jelas punya obsesi tidak sehat untuk membuat hidup Jude merana tiap detiknya.

“Trust me, when someone fucks with something that’s in my possession. I. Am. Brutal.” ~Jude

Kehidupan sempurna Victoria sebagai dokter hancur berantakan saat pacarnya yang pengecut dan tak punya hati menyerahkannya sebagai jaminan utang pada lintah darat. Gadis ini dengan mudah mendapatkan hatiku dengan sifat pantang menyerah, kuat, smart dan kickass. Dia sudah bertekad untuk tidak menyerah pada keadaan, walaupun tiap hari takdir menyeretnya ke arah yang semakin salah.

“The moment I stop fighting is the moment I become a victim and you stop being the enemy.” ~Victoria aka Ria aka Tor

Wooooohoooooo…!!! I loveeeeeee this story karena ini jelas bukan dark romance biasa. Ada percikan-percikan humor mengemaskan yang menghibur di awal-awal dan akhir chapter buku ini. Bukan humor terbuka, lebih seperti scene serius, banter percakapan saling serang ganas tapi saat kau membayangkan scenenya kau baru bisa melihat sisi kontras yang segar dan lucu. Itu hal pertama yang kusuka dari buku ini.

Kedua, aku bahagia cerita ini tidak terjebak dalam fenomena instalove antara bad boy bengis dan tawanannya yang melambai-lambai tak berdaya. Chemistry mereka benar-benar dibangun perlahan di setiap pertengkaran mereka. Hati mereka dikupas bertahap dengan darah dan air mata saat mereka dihadapkan pada musuh bersama. Aku suka rollercoster emosi di dalam buku ini. Bagaimana pribadi yang sama-sama broken, kelihatan salah dan menolak untuk dipasangkan, tetap tidak bisa lari dari takdir.

Walau Jude ganas dan brutal tapi dia tidak bisa menahan diri dari naluri untuk melindungi wanita. Bahasa tubuh yang posesif, dirty talk, intimidasi, pembunuhan brutal akan dia lakukan semua untuk melindungi apapun yang ada dibawah atapnya, walaupun gadis itu diluar kemauannya. Dan Victoria juga tidak menahan diri saat dia dikuasai naluri bertahan hidup. Aku mencatat jumlah bola2 yang memar kena sepak, berapa kepala yang benjol kena hantam perabotan, mata yang kena semprotan merica, rusuk-rusuk yang kena tonjok, lengan yang kena cakar dan jangan lupakan berapa banyak tamparan dimuka yang diterima para pria malang itu. Dan semua itu tidak termasuk kata-kata makian tidak sopan dalam aksen British yang kata Jude memberikan getaran dari hati langsung sampai ke isi celananya.

Kisah ini punya porsi seimbang yang memuaskan dari sisi suspens dan romance. Aura gelap terasa agak seram dalam scene penyiksaan dan pembunuhan-pembunuhan. Jadi aku tidak merekomendasikan untuk anda yang lemah menghadapi darah dan cliffhanger ending.. yea buku ini bersambung ke buku ke-2 nya Wrath yang terbit bulan Agustus nanti. Happy waiting.. (sesengrukan).

Overall Rating

4stars

SEXOMETER

4bikinis

happyreading


WRONG SERIES ❤


#1 Wrong: Amazon US • Amazon UKAmazon CAAmazon AU B&N
#2 Wrath: My Review • Amazon US • Amazon UK • Amazon CA • Amazon AU

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s