Book Review: Wicked Cravings by Suzanne Wright

Wicked Cravings by Suzanne Wright
Series: The Phoenix Pact #2
Published: April 16th 2013 by Montlake Romance
Language: English
Print Length: 395 pages
Genres: Paranormal, Romance, Erotica
Target Reader: Adult

Ebook: Amazon US 
Paperback: Amazon USBook Depository

Despite having been besotted with Dante Garcea since she was a child, wolf shifter Jaime Farrow figures that it’s time to move past the crush. If he wanted her, he wouldn’t have ignored her flirtatious behavior, right? Hiding her intense attraction to him isn’t easy – especially now that they’re part of the same pack again – but with bigger issues to worry about and with the submissive wolf act to maintain, Jaime is resolute on moving forward. Now if only the workaholic control-freak would let her…

As the pack Beta, Dante doesn’t have the space or time in his life for a relationship. As such, he ignores his intense hunger for the willful – and sometimes crazy – Jaime. Yet when her flirtations abruptly end, Dante finds that he doesn’t like losing her attention. He finds something else too – Jaime’s hiding something. Determined to uncover her secret, he sets out to break through her defenses, even though being around her intensifies his cravings for her. What he finds is a problem that Jaime is convinced not even a powerful Beta can solve.

add-to-goodreads


REVIEW BY ALEXA

Sebagai HOT Beta male, Dante Gracea sudah biasa di kejar gadis-gadis. Tapi ditinggalkan dan dianggap biasa-biasa saja salah seorang fansgirlnya? Itu mengagetkan. Dia jadi berpikir keras apa yang salah dengan dirinya. Well, dengan wajah menarik, perawakan mengagumkan dan tangan kanan sang Alpha yang berdedikasi dia seharusnya menjadi tumpuan semua orang., Dengan aura dominan yang seksi dan penampilan pria perfectionis yang bisa diandalkan, dia seharusnya tak tertahankan dan menjadi obyek wet dream gadis-gadis. Jadi kenapa Jamie Farrow yang sudah mengikutinya semejak masih memakai popok tiba-tiba tidak memandanginya dengan mata mendamba itu lagi? Dan kenapa dia berhenti memberikan senyum special yang bisa mengetaaaaaaarkannya luar dalam? Belum lagi gadis itu bersikap manis kepada siapapun kecuali dirinya? Nah itu yang membuat Dante galau dan mengalami krisis kepercayaan diri..

Jamie Farrow jelas bukan heroine lemah gemulai, walau dia selalu berusaha berpenampilan begitu. Dia cerdas, walau tidak pede dengan bentuk tubuhnya. Dia cukup possesif , nakal dan punya sisi sarkastik yang cukup menghibur. Ada bagian dari trauma masa lalunya yang lebih baik dikuburkan, tak masalah dia dipandang sebagai submissive dan harus menyembunyikan sisi Alphanya kalau itu membuat semua oraang aman. Tapi ketika Dante, big crushnya sejak kecil menyebutnya ” not my girl type” kepada semua orang, well.. setiap gadis wajib punya batasan harga diri bukan? Dan saat dia memutuskan untuk move on, Dante mulai merecoki hidupnya dengan perhatian berlebihan yang sudah tak diharapkan lagi.

Seperti buku 1 nya, Mrs Wright memanjakanku secara konstan. Mungkin Dante dan Jamie masih typical h/h paranorm lengkap dengan luka masa lalu, romansa pergolakan batin yang agak telenovella, adegan melarikan diri yang dramatik, dan banter yang bertaburan kata MINE MINE MINE (yang jujur agak kedengaran seperti ungkapan posesif anak-anak berumur 3 thn). Tapi jujur semua karakter milik beliau sampai ke para figurannya menarik untukku. Agak berlebihan tapi dalam hal yang baik. Mungkin hal ini akan mengurangi semangatmu membaca kalau kau termasuk tipe pembaca feminis yang benci karakter dominan alpa hero yang gahar dan tak mau menerima kata tidak sebagai jawaban. Atau kau tipe berjantung lemah yang tak sanggup menghadapi scene-scene panas bersuhu tinggi.

Dibalut dengan konflik yang penuh komplikasi dan bertaburan quote-quote sarkastik yang super lucu Chemistry Dante dan Jamie terbangun perlahan dengan kuat dan intens. Interaksi mereka berdua dijamin akan membakar mata dan melumerkan lutut (check scene diparkiran, dihutan, didinding, di kamar mandi, di kantor,dihutan lagi, pokoknya everywhere..) dan semuanya aduhai.. HOT HOT HOT (polin pencet remote AC LOL)..

Walaupun aku merasa aura dan banter percakapan sarkastik pasangan Dante dan Jamie setipe dengan Trey dan Taryn, tapi Wicked Carving mengangkat tema actual yang lebih bisa ditemui di dunia nyata. Gadis yang menyembunyikan kekuatan agar tidak terlalu mencolok? Mantan bitchy yang susah moveon dan melakukan segala cara? Pacar yang over workaholic yang punya masalah dengan delegasi tugas, yang hobi melarikan diri dari eksplorasi emosional dengan bersembunyi dibalik tumpukan pekerjaan? Perjuangan meraih kepercayaan sebagai pasangan? Semua ada disini dan digambarkan dengan panas dan menyentuh perasaan terdalam. Secara pribadi walaupun terkesan banyak narasi sampai beralinea-alinea aku juga menyukai semua detail penjelasan Dante tentang latihan fisik para Enforces yang bak keluar dari mulut seorang fitness trainer handal.

Scene favoriteku adalah transformasi Jamie menjadi lebih kuat dan bisa membuka diri pada orang lain. Scene lain yang merontokan hatiku adalah saat Dante mengungkapkan perasaan terdalamnya bahkan disaat Jamie tak mampu mendengarnya. So touching dan membuatku bergetar menahan galau. Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini adalah :

  1. Kau tak akan pernah bisa lari dari jodohmu, karena semua akan indah pada waktunya.
  2. Penting menerima diri kita apa adanya, jangan berusaha menjadi orang lain. Terima masukan dan selalu berkembang
  3. Tentukan prioritas dalam hidup, karena banyak hal hanya terjadi sekali dalam hidup.

OVERALL RATING

4.5stars

SEX-O-METER

4bikinis

happyreading

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s