Book Review: The Golem and The Jinni by Helene Wecker

The Golem and The Jinni by Helene Wecker
Series: The Golem and The Jinni #1
Release Date: March 2015 by Gramedia Pustaka Utama
Language: English
Print Length: 664 pages
Genres: Fantasy, Historical Fiction
Target Reader: Adult

Ebook: Baca FREE Aplikasi Ijak
Download HERE (Google Play/iTunes)

Chava: golem, terbuat dari tanah liat, dihidupkan oleh rabi yang terlibat ilmu sihir hitam. Ketika majikan Chava, sang suami yang memesan pembuatan dirinya, tewas dalam perjalanan laut dari Polandia, sang golem pun bagai layang-layang putus ketika tiba di New York pada tahun 1899.

Ahmad: jin, terbuat dari api, lahir di padang pasir Suriah. Ia dijebak penyihir Beduin sehingga terkurung dalam guci tembaga berabad-abad lamanya,sampai tak sengaja dibebaskan di Lower Manhattan. Meskipun tidak lagi terpenjara, Ahmad tak sepenuhnya bebas––gelang besi mengikatnya ke dunia fisik.

Kedua makhluk ini, dengan kisah masing-masing yang tak terlupakan, membentuk jalinan persahabatan––sampai pada suatu malam, insiden mengerikan membuat mereka terpaksa kembali ke dunia masing-masing. Namun, ancaman dahsyat akan menyatukan Chava dan Ahmad kembali, menantang keberadaan mereka dan memaksa mereka untuk mengambil keputusan luar biasa.

add-to-goodreads


REVIEW BY ALEXA

When folklores from two diverse cultures tie the knots, it’s a fantasy lover’s dream come true.

Cerita-cerita 1001 malam dari dunia eksotis Timur Tengah selalu berhasil menarik perhatianku. Itu yang membuatku bertekad membaca buku ini, walaupun jumlah halamannya cukup mengintimidasi. Awalnya kupikir ini adalah buku fantasi untuk remaja. Tapi beberapa kalimat “dewasa” di awal chapter membuatku menyadarinya.

Kisah ini mengangkat tentang petualangan 2 mahkluk mistis Timur Tengah yang terdampar di New York pada tahun 1899, sebuah Golem dan Jinn berjuang menghadapi geger budaya dalam cara yang sangat berbeda. Golem adalah mahkluk yang dibentuk dari lempung, budak yang dibangkitkan dengan doa dan mantera gelap, punya indra hiperaktif dan kebutuhan besar untuk merasa berguna. Chava baru dilahirkan penuh ingin tahu di kota asing.

Jinn yang rupawan dan berusia ribuan tahun. Terikat dalam mantera mematikan Ahmad tetap arogan dan selalu menarik secara sensual, dia artistik selalu terkenang pada masa lalu saat dia menjadi penguasa di Istana kaca.
Mereka berdua sangat berbeda tapi juga serupa dalam banyak hal. Aku menikmati percakapan mereka berdua saat berbagi pemahaman hidup.

Walaupun alur maju mundurnya lambat dan gaya bahasanya lugas, kisah ini sangat intens dan sama sekali tidak sederhana. Diceritakan dalam POV orang ke-3 serba tahu yang deskriptif, buku ini menggambarkan dengan baik pergolakan emosi dari setiap karakternya. Awalnya kisah para karakter-karakter sekunder dalam buku ini tampak random dan tidak penting. Tapi dari170 hal akhir buku – yang merupakan klimaks kisah ini – diceritakan dengan epic dan dipenuhi banyak kejutan. Semua detail itu terjalin dengan mengagumkan yang menunjukan betapa jenius pola pikir sang penulis.

Buku ini tidak memberikan aksi pertempuran dan perang, tapi kisah fantasi ini menawarkan banyak pelajaran hidup sederhana yang sangat menyentuh. Misalnya bagaimana si jinn tidak percaya ikatan pernikahan atau saat si golem harus belajar menahan diri untuk tidak selalu bereaksi terhadap kebutuhan orang disekitarnya. Cara mereka beradaptasi dengan lingkungan, belajar makan untuk pertama kalinya, pengalaman menghadapi kesedihan.

Aku akan merekomendasikan pada pecinta historical fiction yang tidak keberatan dengan narasi deskriptif, nuansa interaksi 3 agama dan versi kreatif dari urban legend Gurun Sahara.

OVERALL RATING

4stars happyreading

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s