Book Review: Hidden Huntress by Danielle L. Jensen

Hidden Huntress by Danielle L. Jensen
Series:  The Malediction Trilogy #2
Publication Date: June 2nd 2015 by Angry Robot
Language: English
Print Length: 464 pages
Genres:  Romance, Fantasy, Magic
Target Reader: Young Adult

Ebook:Amazon USB&N • Kobo • iBooks
Paperback: Amazon US • Book Depository • Periplus

Sometimes, one must accomplish the impossible.

Beneath the mountain, the king’s reign of tyranny is absolute; the one troll with the capacity to challenge him is imprisoned for treason. Cécile has escaped the darkness of Trollus, but she learns all too quickly that she is not beyond the reach of the king’s power. Or his manipulation.

Recovered from her injuries, she now lives with her mother in Trianon and graces the opera stage every night. But by day she searches for the witch who has eluded the trolls for five hundred years. Whether she succeeds or fails, the costs to those she cares about will be high.

To find Anushka, she must delve into magic that is both dark and deadly. But the witch is a clever creature. And Cécile might not just be the hunter. She might also be the hunted…


REVIEW BY ALEXA

Setelah ending cliffhanger yang begitu kuat di buku pertama, aku berharap besar pada buku kedua. Dan di situlah kata kunci kesalahanku, BERHARAP TERLALU BESAR. Beberapa poin yang kurasakan setelah membaca buku ini sbb :

  • Heroine yang harus sering ditampar dengan bukunya sendiri. Aku berharap setelah tahu bakatnya, Cecile akan belajar sihir dengan lebih serius. Tapi yang kudapatkan adalah 50% sesi menggalau, kehilangan arah tujuan, menyalahkan diri sendiri, latihan dan pentas menyanyi. Dan saat gadis ini memulai momen belajar sihir untuk pemula adalah setelah “dipaksa berjanji” oleh raja Trollus dengan ancaman nyawa Tristan. Scene sihir Cecille juga jauh dari kata anggun karena terlalu gore dan serampangan untuk diekspos detail. Aku jadi ragu apakah bakat Cecille itu sihir gelap?
  • Karena Cecille adalah POV utama maka setting dunia manusia Trianon super mendominansi. Porsi POV Tristan di sisi Trollus lebih banyak dari buku pertama, tapi tetap terasa minimalis bila dibandingkan dengan POV Cecille. Jadi kamu harus puas dengan alur lambat yang banyak menceritakan kegiatan Cecille sebagai Lady wannabe dengan sesi latihan menyanyi, persaingan dengan anak didik mamanya, dandan, pesta-pesta, nonton ballet. Aku tak butuh buku fantasy untuk membaca detail hisrom seperti itu.
  • Proses pengorbanan Tristan untuk keluar dari Trollus super WOW dan menyentuh hatiku. Tapi pertemuan kembali Cecile Tristan dan interaksi mereka setelah itu, tidak terasa WOW. Setelah ikatan mereka terbentuk di buku pertama kupikir mereka akan lebih saling mempercayai di buku kedua. Tapi tidak, Tristan tidak percaya diri dia masih pantas memiliki Cecile dan Cecile menunjukannya dengan menawarkan malam pertama mereka yang tertunda. Scene kebersamaan mereka terlalu singkat dan yah tidak terasa mendalam chemistrynya.
  • Villain utamanya sudah mencurigakan di awal-awal buku, tapi aku masih bingung mengolah semua petunjuk yang Danielle tebar disepanjang buku bagaimana dia tetap bertahan awet muda tanpa bantuan. Aku menyukai scene flashback si Villain saat menceritakan kenapa dia begitu membenci Trollus, karena membuatku mengerti dan memaklumi tindakan ekstrimnya.
  • Para figuran di Trollus tidak banyak di ekspos. Tapi kita akan banyak dikenalkan dengan loyalitas teman-teman manusia Cecille.

Secara umum storyline Hidden Huntress terasa super mega drama, flat dan bertele-tele. Alurnyapun berjalan lambat. Sisi aksi dan paranormnya tidak terasa. Dan ending cliffhangernya akan membuat penasaran sampai buku ketiga nanti terbit.

OVERALL RATING

2.5stars

happyreading

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s