Book Review: Shadowbound by Bec McMaster

Shadowbound by Bec McMaster
Series: Dark Arts #1
Published: May 8th 2016 by Lochaber Press Pty Ltd
Language: English
Print Length: 377 pages
Genres: Fantasy, Science Fiction, Romance
Target Reader: Adult

Ebook: Amazon US • B&N • Kobo • iBooks
Paperback: Amazon US

When a powerful relic goes missing from a secret society that dabbles in the occult, Miss Ianthe Martin is charged with finding it at all costs. She needs help, but all clues point to someone on the inside being the thief. The only sorcerer she knows that can’t possibly be involved, is the very man she saw locked in Bedlam a year ago…

The mad, bad, dangerous Earl of Rathbourne.

When the seductive Miss Martin appears in his Bedlam cell, Rathbourne fears he’s finally lost his mind. The devilish sorceress played a hand in his incarceration, and now she comes asking for help? Perhaps she should begin by begging for mercy…

But Ianthe’s offer of freedom is one he can’t refuse, although he has a clause of his own to add. She may bind him with her power–the only way to still the demons haunting him–but for every day spent under her command, the nights will be his… to wreak delicious revenge on her willing flesh.

add-to-goodreads


REVIEW BY ALEXA

“When the red comet rules the skies, the Prime shall fall.
A new Prime shall Ascend to the head of the Order. Three sons. Three relics. Three sacrifices. Only then can the Prime be torn down.
Three sons, three brothers. When you first lay eyes upon them all, the end will begin.You shall be their deaths. You shall turn their graves.”

Drake sang Prime, adalah pria yang paling berkuasa di London. Tapi kejatuhan kekuasaannya sudah di ramalkan jauh sebelum kelahiran putra-putranya. Saat satu dari tiga relik sihir terpenting hilang, dia tahu bahwa ramalan itu akan mulai terwujud. Dan dia tidak bisa mundur lagi dari masa depannya.

Devilish Lord Lucien Rathbourne, namanya sudah menunjukan dirinya dimata tiap orang. Penjahat berbahaya, tak bisa dipercaya dan penuh dendam pada tiap orang yang sudah menjebloskannya ke penjara untuk para psikopat dengan pengamanan maksimum dan penyiksaan tanpa akhir. Ketika seorang lady cantik, penerus penguasa London yang sangat dia benci mendatanginya dengan penawaran yang sulit ditolak dan kesempatan untuk membalaskan dendamnya, dia tak akan berkata tidak.

Miss Ianthe Martin, terjebak dalam aib masa lalunya selama bertahun-tahun. Ketika gurunya dan pria yang paling berarti membutuhkan bantuannya, dia tidak bisa menolak walaupun itu harus harus harus menghadapi iblis masa lalunya.

Dengan setting universe yang berbeda dari London tahun 1894, Bec membuatku jatuh cinta pada serialnya yang baru. Gaya berceritanya masih khas Bec walau lebih kental dihiasi dengan nuansa Victorian Sorcery yang gelap, intens dan memikat. Tarik ulur dan banter Lucien dan Ianthe membangun tensi dari awal sampai akhir.

Berbeda dari seri London Steampunk, seri mixed genre yang baru ini dari awal lebih terasa steamy dan erotis. Jangan lupakan bom kejutan bertubi-tubi yang dijatuhkan tanpa ampun sejak awal-awal chapter. Hebatnya, semua twist itu tidak akan mengurangi sisi seru cerita ini. Unsur romance, aksi laga, sisi suspens dan fantasy berpadu sempurna yang akan membuatmu berdebar tanpa henti. Detail angst yang intens dan plot yang detail mungkin agak menyiksa untuk pembaca yang tak terbiasa dengan nover HR tapi setiap kalimatnya sepadan dengan kepuasan yang akan kau dapatkan saat selesai membacanya.

“I have nothing, Ianthe. I’ve never belonged to anybody. Except for you. I kept telling myself that this wasn’t happening. But there’s a limit to how much I can lie to myself. You scare me. Because I want you more than I’ve ever wanted anything in my life. I need to know, whether I am alone in this situation. Do you care for me? Do you want me too?”

Aku juga menyukai penggalian mendalam dari para karakter pendamping. Bahkan beberapa dari mereka berhasil membuatku super penasaran dan menunggu kisah mereka akan di tuliskan di lanjutan buku ini. Seri yang berpotensi dan pantas dikoleksi.

“I am too used to dealing with those do not own a heart, and there you are, wearing yours on your sleeve. I cannot touch you Cleo, for a thousand reason. The irony of this situation is that in trying to protect you from them, I have brought you into the realm of a far more dangerous. My self.” (Sebastian to Cleo, in their wedding night)

OVERALL RATING

4.5stars

SEX-O-METER

3bikinis

happyreading

Advertisements

Book Review: Heart of Iron by Bec McMaster

Heart of Iron by Bec McMaster
Series: London Steampunk #2
Release Date: May 7th 2013
Publisher: Sourcebooks Casablanca
Language: English
Print Length: 448 pages
Format: Paperback
Genres:  Paranormal, Romance, Historical
Target Reader: Adult

In the mist-shrouded streets of London’s dreaded Whitechapel district, werewolves, vampires, and a clockwork army are one step away from battle…

No One to Trust

Dangerous. Unpredictable. That’s how people know the hulking Will Carver. And those who don’t like pretty words just call him The Beat. No matter how hard Will works to suppress his werewulfen side, certain things drive him beyond all control. And saucy Miss Lena Todd tops the list.

Lena makes the perfect spy against the ruling Echelon blue bloods. No one suspects that under the appearance of flirtatious debutante lies a heart of iron. Not even the ruthless Will Carver, the one man she can’t wrap around her finger and the one man whose kiss she can never forget. He’s supposed to be protecting her, but he might just be her biggest threat yet…

add-to-goodreadsPurchase Links: Amazon USB&N • Kobo iBooks
Paperback: Amazon US 
Book Depository

Review by Alexa

Saat keluar dari tembok aman Whitechapel, kita akan diajak menelusuri glamournya kehidupan Echelon di Ivory Tower. Tempat dimana para ningrat Blueblood melancarkan intrik dashyat dan manuver-manuver kelas atas dibalik senyum menawan, godaan kedipan bulu mata, dan kibasan kipas nan anggun. Setelah kita familiar dengan sisi Blueblood di buku pertama, sekuelnya ini akan membuka dunia baru, ancaman-ancaman alami untuk Blueblood (vampire), dunia Verwulfen (werewolf) dan Humanist (manusia).

Helena Todd punya sentuhan bagus terhadap benda-benda rumit seperti jam. Dia selalu merindukan kehidupan lamanya. Tapi jatuh cinta pada The Beast of Whitechapel tidak akan mendekatkannya pada tujuan hidup yang lebih penting, kontrak thrall dari para Duke penguasa Echelon. Selain itu Lena butuh sensasi untuk merasa berarti, jadi dia terlibat dalam intrik mata-mata humanist dan politik kerajaan yang akan membuatnya terancam dengan berbagai konflik kepentingan. William “The Beast” Carver yang misterius dan moody sudah mencuri hati sejak kemunculannya di buku 1. Dia sukses besar mencabik-cabik pertahananku dengan style ” irit bicara banyak bekerja”. Aku sudah bilang kalau dia adorable? Seperti teddy bear besar yang enak dipeluk dan memberi sensasi nyaman? I WANT HIM SO BADLY!!!

Bagaimana aku bisa bertahan, dia rela melakukan APAPUN untuk membuat Lena, wanita yang dia cintai tetap aman, walaupun itu artinya dia tidak bisa memilikinya. Sikon di London saat itu tidak memungkinkan seorang verwulfen yang bak budak tanpa rantai leher memiliki seorang manusia kecuali sebagai majikannya. Dimatanya cuma ada Lena seorang, dan dia selalu ada untuk gadis itu. Will terus mengorbankan perasaannya dan mendorong gadis itu menjauh. Dia tahu cintanya tak akan membuat Lena bisa meraih obsesinya, mimpi besar untuk bisa diterima di kalangan Echelon.

Will kissed her lips lightly, chasing away the questioning tone. “You know I love you,” he said. Her body quivered against his, but he pressed a finger to her lips, stalling her. “I would die for you,” he told her. “I’d kill for you. I faced down mechanical squid, rampagin’ humanists, and lessons in etiquette for you. I danced at a ball for you.”

Will membuatku menangisi kesetiaannya yang tak terbatas. Patah hatinya membuatku merana berhari-hari. Ucapan super iritnya selalu bisa merajam hati. Tak masalah walau aku harus menunggu sampai 200 hal untuk mendengar pengakuan isi hati super dashyatnya. Will mengingatkanku kembali pada tulusnya cinta tanpa syarat.

“I will give you the world,” he whispered, stroking the hair off her forehead. “I will protect you, I swear. I’ll never let you hurt again, I promise. Just come back, Lena. Come back and let me love you.”

Di novel ini tidak hanya mengurusi cinta Will dan Lena yang steamy, tapi juga konflik-konflik yang melanda Inggris saat itu. Kita akan dimanjakan dengan aksi mata-mata dan intrik-intriknya yang menegangkan, kunjungan para werewolf asing ( VIKING!!! Yay..), hottie baru dari pasukan elite kerajaan Nighthawks, dan taburan aura steampunk seperti pertarungan seru dengan para pemberontak bawah tanah, monster mesin, desain clockwork indah dan cyborg yang membuat mataku bersorak bahagia. London Steampunk jelas diciptakan untukku. Bec membawaku memasuki dunia baru yang begitu detail dan hidup, dimana batasannya hanyalah kekuatan imaginasimu. Kisah didalamnya mewakili semua hal yang kuinginkan dari sebuah novel. Petualangan yang seru dan menegangkan. Narasi yang konsisten. Setting dunia baru yang menakjubkan. Karakter dengan chemistry kuat, ditulis dengan sense humor kualitas mematikan, scene-scene yang sangat intens dan seksi. Twist bergejolak tanpa akhir. Jujur saat membaca kisah ini, di otakku langsung membayangkannya seperti adegan-adegan di layar lebar. Absolutely hangover for days.

*** SEE Alexa’s REVIEW FOR Kiss of Steel (London Steampunk, #1) HERE! ***
Overall Rating

5stars

SEXOMETER

3bikinis

happyreading

Book Review: Kiss of Steel by Bec McMaster

Kiss of Steel by Bec McMaster
Series: London Steampunk #1
Release Date: September 4th 2012
Publisher: Sourcebooks Casablanca
Language: English
Print Length: 448 pages
Format: eBook
Genres:  Paranormal, Romance, Historical
Target Reader: Adult

When Nowhere Is Safe

Most people avoid the dreaded Whitechapel district. For Honoria Todd, it’s the last safe haven. But at what price?

Blade is known as the master of the rookeries—no one dares cross him. It’s been said he faced down the Echelon’s army single-handedly, that ever since being infected by the blood-craving he’s been quicker, stronger, and almost immortal.

When Honoria shows up at his door, his tenuous control comes close to snapping. She’s so…innocent. He doesn’t see her backbone of steel—or that she could be the very salvation he’s been seeking.

add-to-goodreads Purchase Links: Amazon USB&N • Kobo • iBooks
Paperback: Amazon USBook Depository
Review by Alexa

Apa yang terbayang kalau ada sebuah tempat imaginer baru, di era Victorian London, di sebuah distrik gelap bernama Whitechapel. Era berbahaya dimana virus blueblood dan verwulfen menjangkiti siapapun secara sengaja ataupun tidak. Suasana remang dengan steam cab dan rickshaw yang lalu lalang, bangunan-bangunan gothic, dan penuh dengan ancaman immortal dan mortal mengintai di sudut-sudut tergelap. Dan yang paling menggetarkan adalah sang penguasa distrik, sang Iblis dari Winterchapel sendiri, Blade dan para letnannya yang menjaga kota tetap aman. Novel ini berhasil membuatku bonding mulai di chapter ke 2.

Blade aka Henry Rathinger adalah seorang Lord blueblood yang sangat protektif dan sarkastik. Dia punya banyak musuh terutama dikalangan elit echelon ningrat tapi sangat setia pada orang-orang terdekatnya. Dia juga bisa nakal, suka bermain ala Tom and Jerry dan sangat provokatif (cek scene belajar alfabeth yang sangat mengetaaaaaaarkan) tapi bisa berpenampilan charming untuk melumerkan gadis incarannya. Kelemahan akut tidak bisa membaca , cuma kenal beberapa huruf, tata bahasa ala anak jalanan yang berantakan, aksen yang menggemaskan tidak mengurangi 1 persenpun ego dan level pedenya. Blade normal mode on adorable, tapi Blade cemburu mode on? panties melter!!! Dia jelas berjasa membuat mataku yang hobby poligami baca untuk terus fokus padanya.

Honoria Todd, anak seorang ilmuan ternama yang sedang meriset vaksin Blueblood yang terpaksa menjadi pelarian bersama 2 adiknya karena mantan bos ayahnya membuat sayembara untuk kepalanya. Aku suka heroine model ini, dia sangat kuat, tidak egois, loyal, pemberani bahkan disaat dia terpuruk. Keluguan dan kecerdasannya menyelamatkan Blade dan memikat hatiku.

Karakter figuran dari novel ini sangat menarik. Adik-adik Honor, Helena dan Charlie mereka masing-masing memendam potensi karakter yang hebat. Aku akan menantikan membaca buku tersendiri tentang mereka. Para letnan Blade. Rip yang lengannya mekanis dan Esme yang smart, Tin Man yang setengah cyborg karena suatu kecelakaan, Lark gadis remaja yang tomboy, O’Shay, dan Will “The Beast” Carver yang penyendiri menambahkan bumbu steampunk dan paranorm yang memikat. Bab awal memang agak lambat karena ini buku pertama dan masih menjelaskan suasana dan latar belakang dunia imaginer ciptaan Bec McMaster. Tapi saat para karakter mulai berinteraksi, BUM !!! Aku sudah langsung menyerah tak mampu menoleh novel lainnya.

Dibalut dengan gaya bahasa yang indah dan ritme bercerita yang cepat. Scene -scene yang intens antara anggun steamy ala hisrom atau pertarungan penuh aksi menegangkan ala paranorm semua ada disini. Background steampunk yang menawan dipadu romantisme hisrom dan eksotisme mahkluk-mahkluk paranormal membuat novel ini bak serigala berbulu domba yang sedang berlari di papan treadmill. Gado-gado yang diracik dengan bumbu dashyat, kelihatannya aneh karena semua sayuran ada dan campur baur, tapi ENAK pake banget pas dirasakan..!!!

Beberapa hal yang masih membingungkan adalah banyaknya nama echelon yang harus diingat, kemudian penjelasan tentang virus-virus bluebood dan lucan itu juga aku masih ingin tahu lebih banyak. Aku berharap unsur steampuknya lebih ditambah sehingga tidak berkesan cuma background. Twistnya juga masih kurang banyak dan agak tertebak di 3/4 buku. Ini bukan novel yang ringan dan tidak direkomendasikan untuk pembaca yang lugas dan malas berimaginasi. Menemukan serial milik Bec McMaster dan bisa menyampling novel debut ini membuatku merasa menang jackpot. Karena dari cuma iseng liat cover kece menjadi I.AM.ADDICTED!! Jadi kalau kamu adalah pembaca yang pemberani dan butuh sensasi yang berbeda dari novelmu, cobalah ini.

Overall Rating

4.5stars

SEXOMETER

3bikinis
happyreading